My TA-ku…. Kegiatanku

WUOOH!! Akhirnya ketemu juga dengan pak Kelik selaku dosen pembimbingku…. setelah terkatung-katung ga jelas kabarnya. Ternyata… email saya ga diterima ma beliau. Wah ada apa dengan email client-ku Edora? Koq ga realibel ya?? Kali lain saya kirim email via Yahoo! langsung aja ah…

BTW, kembali ke topik. Akhirnya setelah ketemu pak Kelik, semangat saya langsung menderaku. Saya jadi gila membuat bab 2 dengan kenceng. Pokoknya minggu ini bab 2 dah harus selesai!!!! XD

Targetku berikutnya adalah…. namatin Lagi

Iklan

Takut… Kepribadian Diri -Renungan

Setelah mendengar curhat kawanku (lihat topik “Takut… Kepribadian Diri -Dua cerita”), saya menjadi berpikir-pikir tentang rasa takut. Sesungguhnya apakah ada manfaat menguntungkan dari rasa takut itu? Mengapa rasa takut itu ada?

Dengan menyampingkan manfaat takut kepada Allah, barangkali takut itu ada untuk melindungi diri. Saya takut dengan ketinggian, maka saya berusaha untuk tidak melihat ke bawah saat sedang di lantai tiga. Saya takut menyakiti orang lain, maka saya berusaha sebaik-baiknya menjaga mulut dan lidahku agar tidak menyakiti orang lain.

Barangkali takut itu berguna untuk kemajuan diri kita. Beberapa waktu lalu, saat itu saya mengambil Lagi

Takut… Kepribadian Diri -Dua cerita

Yang dibicarakan disini bukan takut kepada hantu atau semacamnya. Bukan pula yang bersifat teror. Tetapi lebih dalam kepribadian diri. Takut melakukan sesuatu. Takut melihat masa lalu. Takut melihat ke depan.

Beberapa waktu lalu, saya mengalami ketakutan seperti itu. Karena skripsi saya berjalan di tempat sehingga saya takut bertemu teman-teman di kampus. Saya takut apabila mereka bertanya bagaimana perkembangan skripsi saya. Saya takut melihat perkembangan teman-teman kampus dalam menyelesaikan skripsinya. Sehingga saya tidak datang ke kampus selama 3 bulan.

Hingga datang acara buka puasa bersama informatika. Saya diundang untuk datang oleh Lagi

PraSidang Temanku… Keyakinan Diri

Sesaat tadi sebelum saya mengetik, saya mengikuti prasidang teman saya. Saya terlambat setengah jam, jadi ga bisa apa-apa… selain menyimak saja. Sebenarnya sih klo mau jujur, saya agak malas berangkat sebab pagi-pagi hujan gerimis sudah menyambut saya dengan dinginnya. Tetapi karena sudah berjanji saya akan datang, ya.. saya datang juga akhirnya.

Saat melihat teman saya menjelaskan kepada penanya, saya membayangkan diri saya… berada dalam posisi teman saya itu yang sedang sidang. Kira-kira nanti dosen penguji nanti akan bertanya begini begitu. Mampukah saya Lagi