Tangan Ajaib… Baca Buku..

Saya menemukan hal yang menarik pada saat kerja… tangan saya itu terhitung ajaib. Kok bisa?? Ya bisa kali… Soalnya setiap ada problem di kompie selalu saja tanganku bisa kerjain dengan baik, bahkan sambil garuk-garuk kepala, tanganku masih kerja..πŸ˜€

Yang unik, setiap kali ada problem yang terpecahkan, saya kadang gak tau apa aja yang dah dilakuin… ehehehe… pernah ditanya apa yang dah dilakuin, kok bisa terpecahkan, saya bilang gak tau… Saya bilang tau-tau dah bisa aja gitu. Eheheh…

Saking seringnya, sampe-sampe dibilangin klo ada problem terus dikerjakan Yusuf, tangannya akan menari-nari di keyboard. Nanti klo dah beres problemnya, jangan tanya Yusuf, tapi tanya tangannya..

Woaa… begitulah… tanganku ini ajaib, saking ajaibnya, sampe-sampe otakku ga bisa nangkap maksud tanganku ini. Andai saya bisa mengajak bicara kepada tanganku sekarang ini –gak usah menunggu hari pengadilan, kenapa bisa bekerja sedemikian cepat sehingga otakku ga bisa nangkep apa yang kamu lakukan? Hee….

Dari tangan ajaib ini.. saya sering baca-baca buku belakangan ini. Entah kenapa, tanganku ini langsung begitu aja mengambil buku. Lalu saya baca bukunya dengan rasa malas. Tak lama kemudian, malah baca buku berjam-jam.

Ahaha… sudah lama sekali saya gak membaca buku sejak kuliah; sebelum mengerjakan skripsi. Dulu saya sering baca buku-buku, terutama dari perpustakaan kampus. Ensiklopedia Laut, Struktur Tumbuhan, Sastra Inggris, Belajar Jepang, dan beberapa novel. Saya masih ingat salah satu novel yang saya baca seharian sampe selesai hari itu juga. Novel itu menceritakan tentang Zulaikha yang memiliki kaitan dengan Nabi Yusuf AS.

Saya sudah lupa judulnya, tetapi buku itu sangat menarik perhatianku karena menceritakan tentang Zulaikha, yang terkenal dalam kisah salah satu 25 Nabi dan Rosul, Nabi Yusuf AS. Apalagi dalam sudut pandang Zulaikha, bukan Nabi Yusuf AS. Jadilah saya hari itu sehabis zuhur sampe asar (hari Rabu, tanggal sudah lupa.. eheheh) membaca buku setebal satu ruas jari itu sampe habis.

Heheh… membaca buku di perpustakaan memang mengasikkan, terutama klo lagi sepi dan gak ada kesibukan yang berarti. Jadi gak ada yang gangguin, kecuali sedikit hehehe… Andakah salah satunya? Sayang mendekati hari-hari PKL dimana kesibukan kuliah mulai padat (baca: banyak tugas apalagi tugas kelompok dimana saya melulu jadi ketua kelompok, bikin program, ujian, organisasi, dll), jadinya ga bisa menikmati baca buku di kampus. Hiks..

Kalopun baca, bacanya buku kuliah. Sistem Informasi, Metode Numerik, Komputer Grafik, Organisasi Komputer, Object Oriented Design and Analytic. Itulah salah satu tema-tema buku yang saya baca. Bahkan saat skripsi lebih kentara lagi, kali ini membaca lewat layar komputer, alias e-book. Kurang asem.

Tapi paling gak masih bisa sosialisasi dengan teman-teman kampus yang berbeda jurusan. Setidak-tidaknya bisa refresh dari kebosanan membaca buku kuliah itu. Lebih sip klo baca buku kuliah digangguin ma temen-temen ketimbang klo baca novel ato hal menarik digangguin ma temen-temen ahahaha…πŸ˜€ tapi anehnya bisa masuk ke kepala klo baca buku kuliah digangguin…πŸ˜›

Tapi karena kesibukan kuliah itulah, buku-buku yang sudah terbeli, tidak terbaca; terbengkalai, bahkan masih dalam bungkus plastik. Agak disesalkan juga, kenapa baru sekarang bisa membaca buku setelah bekerja berbulan-bulan. Akibatnya sekarang kemampuan membaca sudah menurun. Buku 3-4 bab sudah mengantuk, padahal dulu mampu baca buku seharian, sampe habis pula. Ooh.. well… udah tua saya ini… alah.. alasan eheheh…πŸ˜›

Terima kasih kepada sahabat yang memberitahukan tentang buku-buku menarik, jadilah gairah membaca mulai bangkit kembali. Lagi-lagi tanganku yang bertindak duluan, asal comot buku aja di rak rumah, terpaksalah saya membacanya walau akhirnya menikmatinya juga eheheheh….πŸ˜€

Ayo mari kita membaca buku!! Ohya.. kurang sip klo cuman baca, mesti ditindak lanjuti dengan menulis. Seperti kata sahabat, otak kurang akan bekerja klo cuman membaca, kita harus menulis maka akan tercipta keseimbangan di otak. Maka pada hari ini saya menulis kembali; sekali lagi.πŸ˜‰

Kupunya obsesi, ingin menulis suatu cerita. Ilham sudah ada. Ide sudah terbentang. Kerangka sudah tercipta di kepala. Tinggal menarikan tangan saja. Masalahnya adalah kemauan. Hai tangan, ayo mari kita memegang keyboard ato pulpen untuk menulis… Ciao!

1 Komentar (+add yours?)

  1. niee
    Feb 16, 2009 @ 18:02:01

    Tangan n otak nya juga kali yaa yg ajaib…:)..mau dooonkkπŸ™‚

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: