Puisi Hujan Berantai

Hoii apa kabar sodara-sodari?? Pada sehat-sehat aja kan?? Jaga kesehatan yaa.. soalnya sekarang kan musim penyakitan.. Temen kantorku aja ada yang kena penyakit bergilir gitu.. kemarin si ana sakit, hari ini si inu sakit, besok nanti ada yang sakit lagi, yaitu sayaa…😦

Hahaha… moga-moga gak terjadi… memang sih musim di Jakarta khususnya pada bulan-bulan terakhir ini benar-benar gak menentu. Bayangkan, pagi dan siangnya panas terik banget… pas sore dan malam dah turun hujan. Deras dan berangin lagi.

Memang sih buat saya senang karena dapat liat hujan turun deras dan berangin kencang yang buat saya sangat seru, tapi klo dah sampe buat bencana seperti di berita-berita katanya sampe ada yang kebanjiran, pohon dan rumah-rumah pada ikutan porak poranda juga. Jadilah saya gak menikmati nikmatnya turun hujan, malah jadi takut klo hujan kali ini adalah bencana bukannya mengundang rahmat.

Hufh.. bencana ini sebenarnya akibat manusia juga.. karena kebanyakan tidak beryukur.. dah tau nanti akan banjir masih juga buang sampah sembarangan. Terus juga dah tau klo tebang hutan semena-mena nanti akan menyebabkan kekacauan lingkungan, masih juga dilakukan.. Termasuk juga penambangan hutan yang makin tidak mengindahkan aturan Ilahi.

Gak heran klo kali ini hujan dianggap bencana ya… itu karena ulah manusia sendiri yang tidak menjaga keseimbangan neraca yang sudah ditetapkan oleh Allah, seperti di firmannya dalam surat Ar-Rahman.

Bicara tentang hujan, saya tiba-tiba ada ide pada suatu hari tanggal 6 April 2009. Mencoba mengirim puisi pendek ke teman-teman sekaligus memintanya untuk melanjutkan puisi yang kubuat.. Jadi ingin tau pendapat teman-teman khususnya mengenai hujan, apakah responnya positif ato negatif? Klo responnya positif, berarti masih ada harapan karena itu berarti masih ada yang beranggapan bahwa hujan itu membawa rahmat, sebaliknya klo responnya negatif berarti hujan itu bencana.

Oke langsung aja saya kirim puisi berjudul Hujan via SMS:

Petir bersahut-sahutan.

Awan berarak.

Cahaya mentari pun bersembunyi.

Setitik duatitik air menyambut dunia.

Udara, tanah, daun bergembira.

(-Lanjutin sendiri hehe-)

#

Oke saya dah kirim sms puisi hujan itu sebanyak 8 SMS. Metodenya saya kirim puisi hujan hanya 2 SMS setiap kali turun hujan. Sengaja dua SMS aja soalnya klo sekaligus bisa-bisa kewalahan klo ternyata semuanya balas.. mengingat kapasitas inbox di HP-ku terbatas😛 Selain itu juga barangkali nanti korespodensi mengenai maksud balasan tersebut.

Sengaja juga kirimnya hanya pas hujan saja, maksudnya biar yang ngebaca nanti ada inspirasi mo nulis lanjutannya.. kan gak lucu klo pas lagi cuaca terik gini eh malah dapat SMS hujan… ya gak?? Jadi prosesnya agak lama juga… dah dari tanggal 6 April 2009 sampe tanggal 23 April 2009.

Karena mesti hujan saja ngirim SMS-nya, maka otomatis teman-teman yang dikirimin itu mesti domisili di Jakarta.. Saya gak tau di daerah yang lain apakah turun hujan gak. Itupun juga mengingat bahwa setiap zona Jakarta tentu juga berbeda-beda hujannya, bisa aja di Jakbar lagi hujan ringan ehh di Jaksel malah mendung aja.. makanya saya kirim SMS hanya jika hujan deras saja, karena paling gak hujan deras menjangkau seluruh zona Jakarta.

Oke setelah berlalu waktu sehingga tercapai 8 SMS, ternyata dari 8 orang hanya 3 yang membalas. HANYA 3 dari 8 orang yang membalas!!! Hahahaha…. hiks… T_T tenyata responnya sebagian besar negatif.. itu artinya hujan itu negatif.. ahahah.. alah gak juga sih… kali aja ada beberapa faktor seperti:

  1. Lagi gak ada pulsa (kehabisan pulsa) atau lagi dalam masa nonaktif.

  2. Lagi ribet ato sibuk apaan gitu… artinya SMS hujanku itu gak penting.. hiks…

Oke kita lihat seperti apa sih respon ketiga orang tadi…. cara baca responnya kita mesti liat secara menyeluruh puisi Hujan diatas, biar dapat kesannya. 

Cara bacanya: baca puisi diatas dulu abis itu ikutin tanda # yang berarti balasan SMS-ku. Gitu caranya. Oke demi menghormati teman-teman, saya samarkan nama ketiga orang tersebut (takut nanti ada yang main cakar-cakaran hehehehe ;P ). Ohya saya masukin juga maksud responnya… responnya lucu-lucu juga ternyata… hehehe (kok malah ketawa duluan😛 ).

#Pain:

Terjebak hujanlah aku di gambir, hahaha.

Ahaha ini balasan yang terlucu dari ketiga orang yang ada. Ternyata dia lagi di stasiun Gambir mo naik kereta api untuk pulang kampung. Katanya di stasiun itu rata-rata tiketnya pada langka karena pada rame-rame pulang kampung naik kereta karena mo siap-siap contreng pemilu, padahal hari itu hari Senin.

#Samwise:

Ho..ho .. Ho ayo bergembira bersama Tom Bombadil.

Lembah, sungai, hutan, bernyanyi bersama Tom.

(LOTR-keren juga budayanya-ho ho).

Hehe rupanya dah muncul penggemar LOTR (Lord of The Rings) baru nih.. dah saya cemarin dia sih.. dulu saya pernah bilang klo budaya di LOTR bener-bener keren padahal itu kan budaya imajinatif si pengarang… karena kan aslinya gak ada.. tapi bisa buat budaya imajinatif.. ck..ck.. bahkan ada penanggalan tersendiri yang hanya ada di LOTR wah huebat ni si pengarang.. loh kok malah ngelantur tentang LOTR.. hehehe maaf OOT.

Samwise ini kagum pada bagian cerita yang ada Tom Bombadil (LOTR kesatu: The Fellowship of the Ring), soalnya klo kita nyebut-nyebut nama Tom Bombadil di wilayahnya pasti si Tom akan datang. Uniknya dia klo datang suasana disekelilingnya jadi ceria (termasuk juga hutan, sungai, bahkan lembah juga ikutan!!). Bahkan datangnya berombongan bersama hewan-hewan. Lebih ajaibnya, lokasi saat si Tom dengar ada yang memanggilannya ternyata tempatnya jauh-jauh banget… hebat benar pendengaran si Tom ini bisa dengar jauh gitu. Saking kagumnya kepada Tom Bombadil sampe-sampe Samwise teladanin cara ketawanya Tom: ho..ho..😛

#Yadi: Hehehe.. puitis banget Cup.

Harus diakui,, ini adalah balasan SMS hujan yang aneh.. bener-bener gak nyambung ma puisi hujan diatas. Tapi paling gak ada respon yang bagus deh. Hehehe ingat, hanya 3 dari 8 orang yang membalas SMS hujanku hehehe…

Demikianlah respon SMS Hujan-ku ini… benar-benar menarik… kapan-kapan saya kirim SMS puisi lagi ah… siap-siap aja ya dapat SMS puisi-ku hehehe….😀 (gak jamin). Ohya ini bukanlah merupakan sebuah karya ilmiah lo… tapi merupakan karya sah saya😛 ahaha kan dah dimuat di jurnal blog ini😛 Ciaoo!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: