Tiga Cerita?

Berubah Jadi Bule?

Di suatu bandara, bapak berpamitan dengan ibu beserta putri-putranya, Nadia (4 tahun) dan Arsa (3 tahun). Nadia melihat orang-orang asing yang ada di dalam bandara, sedangkan Arsa melihat pesawat yang sedang terbang di langit.

Kemudian Nadia bertanya kepada ibunya.

“Ma, Nadia ingin ikut bapak ke Perancis…”

“Tapi Nadia sayang, bapak ke Perancis untuk sekolah. Sama seperti Nadia”

“Oh gitu…

“Iya Nadia sayang”

“Ma, entar kalo bapak pulang, rambutnya jadi pirang, kulitnya jadi putih entar Nadianya jadi gak tahu bapak yang bagaimana klo pulang?”

“??”

~~~~~

Eja Kata Yang Baik?

Apri (8 tahun) sedang belajar Bahasa Indonesia di rumahnya. Gurunya adalah ibunya dan tantenya. Di papan tulis tertulis kata-kata seperti BANG, TANG, dan SIANG.

Sahut ibu kepada putranya saat menunjuk kata-kata tersebut.

“Ini bacanya BANG. Dengan ngomong engg di gabungan huruf en dan ge. Ini TANG dan ini SIANG. Ayo Apri coba baca”

“BAANG! TAANG! SIAANG!”

“Betul Apri!”

Kemudian tantenya menulis di papan tulis, menambahkan kata-kata baru yaitu BANK, TANK. Lalu tantenya memberitahukan cara bacanya kepada Apri.

“Nah yang ini bacanya BANG dan ini TENG”

“Tunggu tante, itu mestinya bacanya BANek dan itu TANek! Bukan BANG!”

“Loh??”

~~~~

Maniak Siput?

Al (10 tahun) dan ibunya main tebak-tebakan.

Ibunya bertanya kepada putrinya.

“Al, binatang apa yang gak punya kaki?”

“Siput”

“Binatang apa yang gak punya kaki dan gak hidup di laut?”

“Siput”

“Binatang apa yang gak punya kaki dan bukan keong?”

“Siput!”

~~~

Hehehe lucu yah๐Ÿ˜€ . Keliatan tidak masuk akal, tapi coba dipikirkan dengan menggunakan logika, niscaya masuk akal. Klo gak (bisa) masuk akal, ya dipaksain masuk (ke) akal hehe๐Ÿ˜€ .

Pada cerita “Berubah Jadi Bule?” diatas, si Nadia melihat orang-orang yang seperti bapaknya naik pesawat, lalu yang keluar dari bandara kebanyakan orang bule. Makanya Nadia berpikir klo nanti keluar negeri pulangnya bakal jadi bule.

Secara jujur dulu saya pernah berpikir seperti itu loh hehehe ^.^ . Waktu itu saya mikirnya kayak gini: “Kira-kira nanti kalo orang pergi keluar negeri nanti pulangnya bakal jadi bule”. Kala itu saya yang masih kecil gak tau konsep tentang ras dan perbedaan manusia dengan satu sama lain. Simple minded yeah?๐Ÿ˜› .

Tapi pikiran itu sendiri terpatahkan setelah saya keluar negeri yang ternyata… saya gak berubah jadi bule pas pulangnya. Hooo… Hm.. coba klo bisa berubah jadi bule nanti teman-teman bisa kenal gak saya…??

Okey kembali ke topik! Cerita kedua, “Eja Kata Yang Baik?”, si Apri tidak terima sebab kata BANG pengejaannya sama dengan BANK, dan dia pikir seharusnya berbeda. Konsep berpikirnya dalam rangka keindonesiaan, artinya dia tidak mengenal bahasa Inggris sehingga tidak tahu klo kata “NK” di akhir kata biasa dieja eng dalam bahasa Inggris.

Hm.. si Apri ini bisa disebut nasionalis sejati nih. Hmmm… sebenarnya dulu sih saya sendiri pernah ngeja BANK dengan sebutan BANek๐Ÿ˜€ . Hehe sampe-sampe orang pada bingung maksudnya apa nih saya๐Ÿ˜› .

Okey berikutnya! Cerita ketiga, klo lihat pertanyaannya kemudian dicocokan dengan jawaban, maka akan terasa cocok. Ada kok siput yang gak hidup di laut, namanya siput air tawar, coba aja cari di google dengan kata kunci “trumpet snail”๐Ÿ™‚ .

Dan ada pula siput yang tidak memakai keong (maksud keong disini adalah cangkang), coba buka situs ini๐Ÿ™‚ . Nah bener kan?? Tapi entahlah apakah anak tersebut benar-benar maniak siput atau keras kepala atau memang tahu. Well saya gak tanya ke anak itu sih…๐Ÿ˜› .

Yoi sampe disini dulu ah… saatnya sibuk kerja kembali T_T . Oh yeaah.. cerita-cerita diatas itu beneran terjadi loh, bukan ngarang bukan ngayal bukan isyu bukan pula bo’ongan (kok terdengar kayak pak SBY yak๐Ÿ˜› ). Kuharap sih ketiga cerita diatas bisa menghibur, bermanfaat, dan menginspirasi bagi yang baca. Ok sampe disini dulu. Ciaooo :-h .

2 Komentar (+add yours?)

  1. kiminuklir
    Jul 09, 2010 @ 19:43:47

    iya mas, menghibur :mrgeen:

    sepertinya cerita pertama dan kedua itu pengalaman pribadi yak? hehe….

    Apri tuh sepertinya anak yg cukup kritis๐Ÿ˜€

    trus, di cerita ke tiga, ibunya sebenernya tau jawabannya ga yah?๐Ÿ™„

    salam kenal ^^

    Balas

    • Arkden
      Jul 09, 2010 @ 19:46:49

      Hehe thanks! Betul banget pengalaman pribadi yang menyenangkan.๐Ÿ˜€ .
      Kayaknya tau kali yah… entah ibunya yang keras kepala atau anaknya๐Ÿ˜› .
      Salam kenal juga!

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: