Adegan Demi Adegan

-Start, Action!!-

Adegan #1

Tit tit tit. Dapat SMS. Langsung kubuka. Oh ternyata dari paman. “Ya, om lagi di Jakarta nih, mau nginep di hotel ga?”. Waooww.. asiikkk… kesempatan emas tak boleh dilewatkan. Akhirnya hari itu langsung menyiapkan koper. Berisi satu baju kantoran, satu buku bacaan, satu jaket, dan satu buku tulis. Hm… ini sih biasa… maksudnya barang bawaan yang biasa dibawa klo ke kantor, cuman minus baju kantoran :p .

Hari itu diputuskan memakai baju merdeka (baca: gak pake baju ala kantor) dan menginap sehari di hotel. Sempat kagok juga secara belum pernah ke hotel kelas berbintang. Bahkan saat datang, sempat dicurigai oleh security, yah gara-gara pake baju hitam sih… Jadi disangka teroris ahahaha😀 .

Alhamdulillah paman datang, fiuh safe! Segeralah saya ke kamar paman saya yang datang jauh-jauh dari Kalimantan. Wuihh masuknya aja pake kartu ckckckck… Terus ada fasilitas TV kabel berjaringan internasional, AC, tempat tidur empuk, kamar mandi yang luks, lantai berkayu.. ahaha.. maaf terkesan kampungan hehehe😛 . Tapi sayang… seharian ditinggal sendirian di kamar, paman sedang ada rapat.

Tapi gapapalah. Lumayan, dapat menginap di hotel, dan dapat sarapan pagi yang memuaskan. Alhamdulillah…. Setelah itu langsung berangkat ke kantor pagi-paginya naik busway. Lokasi hotel itu ternyata di bilangan Senayan, dekat FX.

~~~~~

Adegan #2

Ada nada dan getar. Ternyata ada SMS masuk. Dapat dari rekan kerja. “Assalamualaikum. Suf,tgl 9 april, tukeran shift ya. tlg isi shift 1 gw. tgl 9 itu lo shift brp? ato gw ganti di tgl brp, shift brp? thnx alot.”. Tiba-tiba… saya terharu…. merasa tergugah dengan kata itu…. ehem.. bukan isi permintaannya, tetapi kata “Assalamualaikum”.

Kata itu terasa begitu indah dan penuh haru. Selama ini selalu menerima salam seperti “Ass”, “Aswb”, “Aslmkm”, “Asslmwrwb”, dst. Intinya semuanya berupa singkatan. Jujur, saya pun juga menggunakan salam singkat seperti itu. Namun sejak hari itu, jam itu, detik itu, saya bertekad dan memutuskan untuk menulis salam dengan lengkap, tidak pakai singkatan lagi.

Subhanallah…. Satu kata dapat merubah diri seseorang. Hikmah terbesar yang kudapatkan dari sebuah SMS.

~~~~~

Adegan #3

KumKum. Dapat info menarik dari dia. Segeralah saya meluncur ke situsnya. Kelihatannya menarik dan seru. Segeralah saya memberitahukan kepada teman-teman untuk meramaikan acara KumKum yang berlokasi di Museum Bank Mandiri itu.

Lumayan… dapat berbagai manfaat seperti melihat pameran komunitas-komunitas sekaligus melihat-lihat koleksi museum, melihat arsitektur museum, dan mendapat teman baru, serta reunian.

Ohya sayangnya setelah sekian banyak ajak temen-temen, yang datang hanya satu orang, gak jadi reuni dunk… T_T . Tapi gapapa lah, kapan lagi bisa ketemu dia dan juga temen satu lagi yang dulu satu organisasi BEM kala kuliah dulu.

Info detail mengenai KumKum akan dipersiapkan di edisi mendatang.

~~~~~

Adegan #4

Akhirnya saya putuskan untuk mengajak anak-anak sekitar rumah ke museum. Sangat jarang saya mengajak mereka jalan-jalan. Dulu semasa kuliah sering ajak mereka jalan-jalan entah kemana. Tapi sejak kerja, saya jadi jarang jalan-jalan sama anak-anak tetangga.

Oke, kali ini perjalanannya ke Museum Bank Mandiri (MBM), dan Museum Bank Indonesia (MBI). Saat saya tanya ke Hadi dan Bagas (nama anak-anak tetangga yang saya ajak), ternyata mereka belum pernah ke museum. Bagi saya ini merupakan kesempatan bagus untuk memperkenalkan dunia museum ke mereka, siapa tau kelak suatu saat nanti, mereka jadi mencintai museum dan sejarah. I hope so….

Dan untuk pertama kalinya, saya mencoba jadi pemandu wisata hehehe… Lumayan sekalian untuk mengetes kemampuanku sudah sampai sejauh mana. Sebenarnya saya berharap di MBI saya bertemu dengan teman yang kerja disana, tapi tampaknya dia lagi libur hari itu. Seandainya ketemu nanti bisa minta jadi pemandu di MBI gitchu loh…

Anyway, setelah melakukan perjalanan di kedua museum, saya tanyain mereka berdua, suka museum yang mana, dijawab serempak MBI. Kenapa? Karena ada AC-nya, MBM gak ada.. hehehe lucu-lucu yah. Mereka memang berusia SD, wajar jawabannya polos.

Setelah ke museum, lanjut ke Lapangan Stadhuis (nama jadulnya Fatahillah), dan Stasiun Kota. Lalu pulang dengan puas🙂 .

~~~~~

Adegan #5

Begadang. Mungkin bisa dilakukan. Tidak tidur 24 jam. Wah… mending gak usah dilakuin. Sayangnya saya lakuin T_T . Sungguh tidak enak tidak tidur 24 jam sama sekali. Kepala berasa berat. Terasa kurus. Lapar melulu, tapi gak ada makanan X_X . Juga otak sering tidak singkron, alias telat mikir. Tapi karena tuntutan kerjaan apa boleh buat @_@ .

Hari itu ada kejadian mode tsunami di sensor buoy wilayah Mentawai. Ada apa gerangan? Ternyata ada gempa berskala 6.3 Skala Ritcher di selatan Bengkulu. Ditengah-tengah malam lagi. Dan repotnya data masuk setiap menit selama tiga jam.

Alhamdulillah tidak ada potensi tsunami di wilayah tersebut. Tapi… disuruh membuat laporan detail dan membaca data sebanyak 300+ data.. oh well… Mana otak sering tidak singkron sehingga menyulitkan analisis data. Tapi syukur alhamdulillah boss kasih kemudahan alias gak usah baca data, cukup buat laporannya aja.. horeeee hip hip hurraaayy hehehe😀 .

Lalu ditraktir boss lagi, lumayan dapat makan-makan… alhamdulillah… kerja keras seakan terbayarkan… terharu…. T^T . Sambil ngantuk-ngantuk saya makan lahap. Lalu setelah bertahan 30+ jam lebih tidak tidur, akhirnya laporan terselesaikan dan tidur puasss di rumah hohoho😀 .

Walau kerja seperti itu, anehnya saya kok jadi semangat yah….🙂 .

~~~~~

Adegan #6

Secret admirer. Tiba-tiba terpikir setelah diskusi ma sodara. Rasanya gak nyambung sebenarnya, soalnya membahas hal politik. Tapi kenapa yang terpikirkan secret admirer?

Barangkali saya kagum sama bu Ani (nama panggilan bu Sri Mulyani -red) karena berani bersikap dan bertindak pada saat genting dimana terjadi krisis ekonomi di belahan negara-negara lain.

Tapi gara-gara berani bersikap dan bertindak, dimata DPR, bu Ani dianggap melanggar berbagai ketentuan undang-undang dan kasus Century. Dan DPR pakai walkout segala saat rapat dengan bu Ani dalam kapasitasnya sebagai Menteri Keuangan.

Lalu kemudian, tiba-tiba bu Ani ditunjuk sebagai orang kedua Bank Dunia, dan bu Ani setuju. Tiba-tiba saya merasa sedih… Sedih karena bu Ani meninggalkan Indonesia. Sama sedihnya saat pak BJ Habibie ditolak LPJ-nya oleh MPR/DPR.

Tapi saya tidak bilang-bilang ke siapapun bahwa saya kagum pada bu Ani dan pak Habibie. Mungkin inilah yang disebut secret admirer? I dunno…

Yang pasti saya kini semakin apatis dengan ulah DPR… beginikah dunia politik? Penuh kemunafikan. Oh well… kapan Indonesia maju kalo begini terus?

~~~~~

-CUT-

2 Komentar (+add yours?)

  1. ellen
    Jul 12, 2010 @ 13:46:50

    whuih…sms dr sapa tu?…hihi…pasti anak rds donk…he2…whuih kaya nya seru bgt ni. lo bs nikmatin jkt sgt nya. gw mah tau nya jakarta mall mlulu…hahahhhhahahaha

    Balas

    • Arkden
      Jul 12, 2010 @ 13:49:58

      Hehehe… rahasia aja deh xixixi… Iya dunk menikmati Jakarta tempat saya lahir dan dibesarkan. Ahaha… Jakarta punya museum-museum dan Kota Tua, datangin aja ke situ, asyik bener loh. Tar saya undang deh.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: