Filosofi Topeng

Belum lama ini saya mengunjungi Museum Nasional di bilangan Jalan Merdeka, saya melihat ada koleksi topeng-topeng yang terpajang disana. Berbagai rupa ekspresi wajah yang ditampilkan, ada yang marah, sedih, datar, menyeringai, dan tanpa ekspresi. Ada pula berbentuk wajah manusia, kera, monster. Begitu banyak macam rupa topeng-topeng yang dipamerkan.

Topeng-topeng

Topeng-topeng

Saat memandang lama suatu topeng bermuka baik, teringat ane kata-kata seorang teman bahwa dia itu orangnya baik, suka menolong, perhatian, dan lemah lembut suaranya saat berbicara. Saat pandangan berpindah ke topeng bermuka marah, teringat kata-kata teman yang lain mengenai bahwa dia pemarah, suka berkata menyakitkan, kasar, dan sikapnya tidak sopan santun. Kemudian berpindah memandangi topeng datar, kembali teringat kata-kata teman yang berbeda lagi bahwa dia biasa-biasa saja, tidak ada yang istimewa. Begitu berbedanya mengenai Lagi

Iklan

Seri Mahluk Fantasi: Kraken

Di samudra biru, berlayarlah sebuah kapal. Hari itu cuaca cerah, perairan tenang, angin pun tidak bertiup kencang. Para awak kapal melakukan aktifitas biasa-biasa saja.

Tiba-tiba ada sesuatu keluar dari lautan. Semacam tentakel. Tentakel itu menghantam layar, kemudian muncul tentakel-tentakel yang menghinggap bagian-bagian kapal. Beberapa tentakel itu melilit tiang-tiang layar kapal. Lalu mahluk bawah laut itu menarik kapal ke kedalaman laut. Entah bagaimana nasib para awak kapal itu, dimakan ataukah tenggelam.

Demikian ilustrasi bagaimana kapal diserang monster laut yang terkenal di kalangan para pelaut: Kraken. Kraken, monster laut Lagi