Berfantasi Bersama Final Fantasy

Logo Final Fantasy

Logo Umum Final Fantasy

Final Fantasy adalah seri permainan konsol bergenre RPG  yang dikembangkan oleh Hironobu Sakaguchi kemudian diterbitkan perusahaan Square Co., Ltd (kini bernama Square Enix). Seri Final Fantasy telah didistribusikan ke seluruh dunia dalam berbagai konsol seperti Nintendo Entertainment System, Super Nintendo Entertainment System, GameBoy Advance, Nintendo DS, Playstation, Playstation 2, Playstation 3, XBOX 360, dan sebagainya. Selain konsol juga didistribusikan ke berbagai jenis ponsel dan komputer. Final Fantasy adalah seri game yang sangat populer dan laris manis serta diunggulkan oleh Square Enix bahkan sampai sekarang (setidaknya sampai saat ini ditulis). Saat ini Final Fantasy telah mencapai seri keempatbelas.

Nama Final Fantasy dipilih karena Hironobu Sakaguchi berniat setelah menyelesaikan proyek Final Fantasy beliau akan pensiun sehingga inilah karya terakhir beliau sekaligus game terakhir Square co., Ltd yang sedang dalam ambang kebangkrutan pada tahun 1987. Tak dinyana pasar merespon sehingga Square co., Ltd justru terselamatkan oleh game Final Fantasy sehingga terlepas dari kebangkrutan. Karena kesuksesan tersebut, Square co., Ltd memutuskan untuk membuat lanjutan Final Fantasy dan Hironobu Sakaguchi ditunjuk untuk memimpin proyek. Demikianlah Final Fantasy yang dimaksudkan sebagai karya terakhir menjadi serialisasi dan Hironobu tidak jadi pensiun.

Hironobu Sakaguchi

Hironobu Sakaguchi

Walaupun dikatakan berseri, masing-masing seri Final Fantasy memiliki jalinan cerita, dunia, dan para tokoh-tokohnya berbeda satu sama lainnya bahkan tidak ada kaitan langsung satu sama lainnya dalam hal cerita, dunia, dan tokoh-tokohnya. Termasuk juga sistem bermain di masing-masing seri Final Fantasy yang masing-masingnya menawarkan cara bermain yang berbeda-beda.

Lalu apa yang menyebabkan serialisasi, yah katakanlah semacam koneksi antara serial Final Fantasi antar satu sama lainnya? Ternyata ada kesamaan diantara seri Final Fantasy tersebut antara lain:

1. Logo. Semua seri Final Fantasy pasti memiliki standar yang sama yaitu jenis huruf bertuliskan “Final Fantasy” yang sama bentuknya, dan disertai ilustrasi logo yang mewakili Final Fantasy seri tersebut entah berupa inti cerita, tokoh utama, ataupun elemen penting dalam cerita. Selain itu nomor seri Final Fantasy tersebut diberi angka romawi.

Logo Final Fantasy 1 - 12

Logo Final Fantasy 1 - 12

2. Kristal, entah berpengaruh langsung dengan keseluruhan cerita ataupun hanya sekedar fitur tambahan dalam cerita ataupun permainan. Kristal pasti ada di setiap dunia Final Fantasy (untuk selanjutnya disingkat FF), contohnya FF I sampai dengan V pasti ada kristal dalam cerita dan biasanya kristalnya memiliki elemen-elemen seperti api, air, angin dan tanah. Namun dalam FF VI, VII, dan VIII kristal tidak ada dalam cerita tetapi ada sebagai elemen tambahan dalam bentuk magicite (FF VI), materia (FF VII), dan bahan bangunan Lunatic Pandora (FF VIII).

Kristal-kristal

Kristal-kristal

Pada FFIX kristal kembali menjadi inti kehidupan di dunia Gaia, kristal juga memainkan peranan dalam  permainan dan cerita. Kristal di FF X memiliki nama lain yaitu Sphere dimana kegunaannya sangat variatif bisa menjadi kunci, rekaman, kenangan, bahkan berupa video. FF IX kristal kembali menjadi primadona ada yang berupa bahan sintesis, teleportasi, bahkan cerita juga. FF XII kristal yang bernama magicite menjadi bagian cerita bahkan ada suatu daerah jelajah yang bernama Great Crystal. Pada FF XIII seseorang akan menjadi kristal jika tugas yang diberikan Fal’Cie sudah terpenuhi, ada suatu sungai yang diubah oleh Anima menjadi lautan kristal yang cantik. Terakhir FF XIV konon serupa dengan kristal yang ada di FF XI.

3. Cid. Dimana-mana pasti ada karakter yang bernama Cid. Biasanya mengambil bentuk yang dituakan kecuali FF XIII dimana sosok Cid tampak muda. Memiliki keahlian dalam permesinan, mekanik, dan menciptakan pesawat udara ‘airship’ kecuali FF VIII dimana Cid menjadi kepala sekolah. Tokoh Cid seringkali membantu para pahlawan untuk menyelesaikan beberapa tugas demi misi menyelamatkan dunia, kecuali FF XII dan FF XIII dimana Cid menjadi antagonis yang menghalangi sepak terjang perjuangan para pahlawan dalam menyelamatkan dunia.

(Kiri ke kanan) Cid dari FF III, FF II, FF IV, FF V, FF VI

Cid dari serial Final Fantasy

Pada FF XII terdapat dua tokoh yang bernama Cid yaitu Doctor Cidolfus Demen Bunansa dan Al-Cid Margrace, yang jadi penjahat adalah Doctor Cid sementara Al-Cid menjadi tokoh pendukung. Pada FF XIII Cid sempat menjadi karakter protagonis memberikan dukungan dan bantuan namun akhirnya terpaksa menjadi villain karena sudah diberi tugas oleh Fal’Cie. Yang membedakan semua Cid pada masing-masing dunia FF adalah desain dan nama lengkapnya contohnya FF VII nama lengkapnya Cid Highwind, Cid Kramer di FF VIII, Cid  Raines di FF XIII, dan seterusnya.

4. Chocobo dan Moogle. Chocobo merupakan sejenis ayam yang bisa ditunggangi dan bersuara ‘kweeh’. Chocobo saat ini sudah menjadi semacam maskot FF. Fungsi utama Chocobo adalah transportasi dimana sekali menunggangi maka player tidak akan terganggu dengan musuh-musuh dan mampu menjelajah dunia dengan lebih cepat, ada yang bisa menjelajah gunung, sungai, laut, bahkan terbang. Selain itu Chocobo sering dijadikan semacam misi tambahan yang bernama ‘quest’ ataupun minigame untuk meramaikan dunia FF, bahkan menjadi summon.

Chocobo dari FF X

Chocobo dari FF X

Selain Chocobo ada lagi maskot yang lainnya yaitu Moogle — mahluk perpaduan tikus tanah dengan kelelawar yang memiliki suara khas ‘kupo’. Pada FF IX dan FF XII, Moogle memiliki peranan yang lebih banyak seperti save point, mengurusi Mognet — semacam tukang pos, ahli permesinan, bahkan menjadi summon sekalipun. Sama seperti Chocobo, Moogle pun dapat memberikan quest tambahan ataupun minigame untuk menghidupkan dunia FF.

Moogle dari FF IX

Moogle dari FF IX

5. Monster. Monster yang sering muncul adalah Marlboro, Tonberry, Cactuar, Behemoth, Bomb, Ultima Weapon, Omega, dan masih banyak lagi yang cukup sering muncul dalam seri FF. Marlboro, Bomb, Ultima Weapon, dan Tonberry adalah salah satu monster orisinal Final Fantasy yang tidak ada dalam mitologi dan cerita rakyat manapun; benar-benar rekaan asli Final Fantasy.

Bomb, Marlboro, Tonberry

Bomb, Marlboro, Tonberry

6. Magic dan Summon. Final Fantasy tanpa magic dan summon terasa begitu hambar bahkan bisa dianggap bukan Final Fantasy namanya seperti yang pernah terjadi pada film Final Fantasy: The Spirits Within yang mendapat kritikan keras dari para fans Final Fantasy dimana di dalam film tersebut tidak ada magic dan summon sama sekali. Walau demikian summon baru muncul secara perdana pada FF III. Magic yang biasanya dipakai adalah Fire, Blizzard, Thunder, Meteor, Ultima, Holy, dan sebagainya. Magic sendiri dibagi beberapa jenis yaitu black magic (magic yang memfokuskan pada serangan ofensif), white magic (magic yang memfokuskan pada penyembuhan dan dukungan), time magic (magic yang mampu memanipulsi waktu), blue magic (magic yang diambil dari monster), dan sebagainya. Adapun summon, yang sering dipakai adalah Shiva, Ifrit, Ramuh, Bahamut. Summon adalah mahluk-mahluk yang dipanggil untuk kemudian dipergunakan untuk membantu memenangkan peperangan.

(Kiri ke kanan) Ramuh, Ifrit, Bahamut (kuning), Shiva

(Kiri ke kanan) Ramuh, Ifrit, Bahamut, Shiva

Selain seri utama, Final Fantasy telah dirilis serial spin-off dengan tema yang spesifik seperti seri Final Fantasy Fable dimana tokoh utamanya adalah Chocobo dan teman-temannya, seri Final Fantasy Tactics yang memiliki gaya kerajaan medieval dan sistem permainan ala catur serta cerita yang sangat kental dengan intrik-intrik politik, seri Dissidia Final Fantasy yang bergenre fighting, dan banyak lagi. Ada pula yang terpisah dari title Final Fantasy namun membawa unsur Final Fantasy seperti Chocobo’s Dungeon, Chocobo Racing. Kabar terakhir, Final Fantasy Type-0 (yang akan diluncurkan secara resmi pada tanggal 27 Oktober 2011 ini) akan digadang-gadangkan dibuat serialisasi dan ini adalah Final Fantasy pertama yang menampilkan darah dalam game-nya.

Selain dalam game, Final Fantasy pernah dibuat dalam bentuk film animasi baik yang menggunakan teknologi Computer Graphic maupun ilustrasi tangan yang dikenal sebagai anime. Final Fantasy: The Spirits Within merupakan satu-satunya title yang tampil ke dalam layar bioskop, namun sayangnya tidak mencapai box office karena oleh fans tidak dianggap mencerminkan Final Fantasy. Ada anime Final Fantasy yang masuk ke dalam TV serial yaitu Final Fantasy Unlimited, dimana Kaze merupakan tokoh utama yang memanggil summon dengan cara menembak hand gun di tangannya. Ada pula Original Video Animation (OVA) Final Fantasy VII Advent Children yang menceritakan kejadian 2 tahun setelah Final Fantasy VII versi game berakhir dimana Cloud dan kawan-kawan kembali menghadapi krisis baru bernama geogstigma dan kemunculan 3 musuh baru.

Pada bahasan berikutnya akan dibahas Final Fantasy seri utama agar lebih fokus lagipula penulis sendiri sudah menamatkan hampir semua seri Final Fantasy tersebut. Dibilang hampir karena hanya FF III, FF XI, dan FF XIV yang belum dimainkan. Penyebabnya FF III hanya ada di konsole NES dalam bahasa Jepang dan Nintendo DS (tidak punya konsolnya walau demikian penulis berencana untuk memainkannya di emulator Nintendo DS). Sedangkan FF XI dan FF XIV adalah game online yang harus berbayar setiap bulan. Walau begitu khusus FF XIV saat ini masih gratis karena sedang dalam perbaikan tapi bukan tak mungkin akan berbayar. Sampai disini dulu, see ya!

—————————————————————————————————————————————————

Referensi:

1. http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9790535

2. http://finalfantasy.wikia.com/wiki/Crystal_(Term)

3. http://finalfantasy.wikia.com/wiki/Cid

4. http://id.wikipedia.org/wiki/Final_Fantasy

5. http://homepage.ntlworld.com/sean.d.fowler/ffl/

=============================================================================================

Tulisan ini ditujukan untuk Komunitas Kalfa yang berada di http://www.facebook.com/groups/kalfa/. Mari bergabunglah dengan kami untuk berdiskusi mengenai dunia fiksi fantasi, berbagi karya berupa tulisan, foto, ilustrasi atau media apa pun. Mari kita berani berfantasi! [Ya]2

1 Komentar (+add yours?)

  1. Trackback: Menjelajah Dunia Final Fantasy (Final Fantasy XI Online) « Cerita Debu-debu Pasir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: