Tekhten Roo (Prolog)

Sebagai penjaga pintu antar dimensi, Rue merasa gelisah dan hampir-hampir tidak fokus dalam tugasnya. Dia telah mendapatkan pesan dari Raja Genesis bahwa dia akan mengunjungi lagi pintu antar dimensi untuk memasuki dunia Gaia. Namun kegelisahannya bukan karena kedatangan Raja Genesis tapi karena hal lainnya. Ya hal lainnya yang merupakan hal tabu bagi penjaga seperti dirinya.

Dia harus menyingkirkan hal itu demi keseimbangan dan kenetralan yang merupakan hal sakral bagi penjaga pintu antar dimensi. Jika tidak mampu maka posisinya akan terancam tidak hanya itu ruang pintu antar dimensi akan terjadi kekacauan sistem.

Semenjak hari dimana dia membuka pintu ke dunia Gaia untuk Raja Genesis dia telah bertemu dengannya. Seorang gadis penjual sayuran. Tampangnya mungkin tampak biasa bagi kebanyakan orang di dunianya namun Lagi

Resensi Buku Dunia Dongeng

Judul Buku     : Dunia Dongeng.

Penulis              : James Riordan.

Penerbit            : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Tahun Terbit  : 1991.

Edisi                   : Cetakan Kedua.

Dunia Dongeng

Dunia Dongeng

Saat sedang bosan membaca bacaan kontemporer saya kembali membuka-buka koleksi lama di dalam rak buku, sesaat kemudian teringat buku favorit jaman saya sekolah SD. Maka saya pun mencari-cari tapi ternyata tidak ditemukan di dalam rak, sesaat kemudian timbul rasa kuatir Lagi

Meninjau Sumpah Pemuda

SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA

Kedoea :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA

Ketiga :
– KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

Djakarta, 28 Oktober 1928

(http://sumpahpemuda.org/)

Itulah Sumpah Pemuda yang diucapkan oleh para pemuda dari berbagai kelompok organisasi pemuda yang berbeda-beda, seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Pemoeda Kaoem Betawi, dan lain-lainnya pada 83 tahun yang lalu, tepatnya 28 Oktober 1928. Para pemuda dari berbagai golongan kelompok yang berbeda-beda itu sudah berani bersumpah, berani menyatakan nama negaranya dengan sebutan Indonesia, berani berbahasa Indonesia padahal masa itu negeri masih dalam imperium Belanda dengan sebutan resminya Nederlandsch-Indie.

Mengapa para pemuda-pemuda dari berbagai golongan yang berbeda-beda perlu mengucapkan sumpah? Kerena Lagi