Resensi Buku Dunia Dongeng

Judul Buku     : Dunia Dongeng.

Penulis              : James Riordan.

Penerbit            : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Tahun Terbit  : 1991.

Edisi                   : Cetakan Kedua.

Dunia Dongeng

Dunia Dongeng

Saat sedang bosan membaca bacaan kontemporer saya kembali membuka-buka koleksi lama di dalam rak buku, sesaat kemudian teringat buku favorit jaman saya sekolah SD. Maka saya pun mencari-cari tapi ternyata tidak ditemukan di dalam rak, sesaat kemudian timbul rasa kuatir jangan-jangan bukunya termasuk salah satu koleksi buku yang hilang. Akhirnya saya bertanya kakak barangkali bukunya sedang dibaca, alhamdulillah ternyata memang dibaca untuk anaknya alias keponakan saya😀 .

Buku ini sudah lama terbit sejak tahun 1991. Saya tidak tahu apakah buku ini masih terbit alias dicetak ulang kembali, kalau melihat catatan terbit di dalam bukunya terlihat bahwa buku yang akan kita bahas ini merupakan cetakan kedua, cetakan pertama terbit tahun 1986.

Jadi teringat waktu membelinya, dulu semasa saya SD (lupa kelas berapa) melihat buku ini terpampang di toko buku Gramedia Blok M bersama Mama, saat itu saya mengutarakan keinginan akan buku itu namun tidak dibeli. Sesampainya di rumah, entah bagaimana ceritanya akhirnya Papa memutuskan untuk mengajak saya kembali ke toko buku Gramedia membeli buku Dunia Dongeng, wah rasanya gembira sekali pada waktu itu ^^” .

Dunia Dongeng yang ditulis oleh James Riordan ini menceritakan banyak hal dan dari berbagai belahan dunia. Ada yang dari India, Tibet, Senegal, Belanda, Skotlandia, dan Amerika. Ada berbagai budaya dan sosial yang berbeda-beda menurut negeri asal dongengnya itu yang justru menjadi daya tarik dongengnya untuk memperkenalkan seperti apakah budaya dan sosial yang ada di negeri asalnya. Hal ini memang yang diinginkan oleh penulisnya dalam kata pengantarnya yang ada di sisi halaman belakang. Yup, tidak pada lazimnya, biasanya kata pengantar terletak di halaman awal. Mungkin disengaja karena penulis ingin langsung memulai cerita dongeng dan mungkin juga mengerti bukunya kelak akan dibaca anak-anak yang biasanya akan langsung memulai tanpa melihat kata pengantarnya.

Sebelum bercerita tentang cerita apa saja yang ada di dalam Dunia Dongeng, sebaiknya kita melihat dulu definisi apakah itu dongeng. Menurut situs KBBI Daring,

do·ngeng /dongéng/ n 1 cerita yg tidak benar-benar terjadi (terutama tt kejadian zaman dulu yg aneh-aneh): anak-anak gemar mendengarkan — Seribu Satu Malam; 2 ki perkataan (berita dsb) yg bukan-bukan atau tidak benar: uraian yg panjang itu dianggapnya hanya — belaka;

Jadi dongeng adalah cerita yang mengada-ngada dan hal itu ada benarnya sebab di dalam dongeng sering ada cerita keajaiban yang tak mungkin ada di dalam dunia nyata yang berlaku hukum sebab dan akibat ini lalu kemudian berakhir happy ending walau ada juga yang tidak jelas apakah happy ending atau tidak. Walaupun demikian tujuan dongeng sendiri adalah untuk membantu mengembangkan daya pikir dan imajinasi anak, mengajarkan anak agar dapat bercerita, menjadi pembelajaran mengenai etika dan nilai, menumbuhkan minat baca pada anak, dan masih banyak lagi manfaat-manfaat lainnya.

Ratu Salju

Ratu Salju

Oke kembali ke Dunia Dongeng, cerita-cerita di dalam bukunya itu bukanlah hasil karangan James Riordan tetapi merupakan kompilasi dari berbagai dunia. Ada yang didapatkan dari mendengar cerita seorang pemabuk, oleh-oleh tulisan cerita rakyat dari teman-temannya di negara lain, buku referensi seperti Hans Christian Andersen, Brothers Grimm, dan lain-lainnya.

Ada berbagai cerita-cerita yang familiar seperti Putri Duyung, Ratu Salju, Pinokio yang telah diangkat dan difilmkan oleh Disney. Sangat menarik melihat cerita aslinya, terlihat ada perbedaan yang cukup krusial dengan aslinya salah satunya Putri Duyung yang akhirnya mati dan menjadi buih namun kemudian diberi kesempatan hidup kembali sebagai spirit (ataukah hantu hahaha ^^”). Berbeda dengan versi Disney yang berjudul The Little Mermaid, dimana Ariel (nama putri duyung bukan Ariel Peterpan :D) akhirnya menjadi manusia dan menikah dengan pangeran yang diselamatkannya dulu.

Selain cerita-cerita yang sudah dikenal, ada pula cerita-cerita yang termasuk baru dan belum pernah didengar, misalnya cerita Kisah Kelana Sang Angin yang menceritakan tentang Angin yang diberi nama panggilan Frish oleh manusia yang kemudian menikah dan memiliki anak-anak Angin yang mempunyai kekuatan seperti bapaknya, kalau yang saya tangkap sepertinya cerita itu mengenai asal mulanya dewa-dewa angin di Afrika.

Cerita lain yang merupakan favorit saya adalah Putri Birubaba dari Rusia yang penceritaannya penuh jenaka dan cerdas dalam menghadapi penunggu rawa-rawa, nenek Putri Birubaba. Ada legenda dimana jika dapat melihat wujud Putri Birubaba yang muda cantik jelita maka akan mendapatkan keberuntungan dan harta yang besar. Adalagi selain kedua cerita diatas namun ada baiknya melongok sendiri isi buku tersebut yang cukup tebal ini🙂 .

Ada satu bagian yang menarik dari buku ini adalah ilustrasi yang diberikan berbeda-beda menurut cerita dongengnya. Berbeda-beda dalam arti gaya menggambar dan nuansa budaya asal negara tempat kejadian penceritaan. Ada yang bergaya india lengkap dengan pakaian penarinya, china dengan pegunungan dan rumah khasnya, gaya amerika dengan nuansa peradaban Aztech, afrika yang kental dengan padang sabana dan guratan khasnya, dan lain-lain. Tentu yang membuat ilustrasinya bukanlah satu orang, tetapi banyak — masing-masing ilustrator menggambar ilustrasi satu cerita sehingga terlihat sekali gaya menggambar yang berbeda-beda satu sama lainnya.

Si Kembang Seroja

Si Kembang Seroja

Mengenai gaya penceritaannya, masing-masing berbeda-beda penceritaannya ada yang menggunakan dialog ada pula yang menggunakan sudut pandang story teller. Misal ambil contoh cerita Ratu Salju didalamnya ada percakapan antara beberapa tokoh-tokoh pembantu dengan Ratu Salju, Greta dan Kai yang mulai dari kanak-kanak sampai akhirnya Greta dan Kai menjadi sepasang kekasih, lalu pada cerita Terjadinya Matahari menceritakan proses terjadinya matahari menurut peradaban Aztech, atau Dorani, seorang wanita cantik jelita yang diceritakan bergaya India menikah tetapi tetap misterius di pandangan suaminya.

Demikianlah, buku ini sangat cocok dipakai untuk mendongengi anak-anak atau bisa juga menjadi buku rekomendasi untuk dibaca anak-anak dengan dipandu orang tuanya. Yang manakah cerita dongeng favorit anda?

==========================================================================================

Referensi

http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php

http://id.wikipedia.org/wiki/Dongeng

—————————————————————————————————————————————————-

Kalfa (Kaldera Fantasi) merupakan komunitas pecinta fiksi fantasi. Hadir juga di http://www.facebook.com/groups/kalfa/

Oleh: [Ya]2

4 Komentar (+add yours?)

  1. zravinska
    Mei 28, 2012 @ 10:38:12

    Buku ini masih ada yg jual ga Ɣªª? Dulu pernah punya waktu SD trus hilang krn dipinjemin ke temen2.. Nyesel banget.. Buku nya bagus bgt kaya mimpi dalam mimpi huhuhu

    Balas

    • Arkden
      Mei 28, 2012 @ 21:08:38

      Wah sepertinya udah ga ada… Dah sering mampir ke toko buku ga nemu yang serupa, adanya buku dongeng lain yang lebih tebal lagi. Barangkali masih ada di pasar buku bekas di Senen🙂 .

      Turut berduka cita atas hilangnya buku Anda, ane pernah ngalamin seperti itu…

      Balas

  2. Aristy Novianti
    Jan 25, 2016 @ 09:49:23

    Ah… Aku jg punya buku itu, suka bgt.. Buku yg kubaca berulang kali tanpa bosan waktu SD, skarang gak tau kemana, semoga aja termasuk dalam kategori buku-buku lama yg di simpan di dalam kardus di gudang rumah ibuku.. Pengen bongkar buat bacain ke generasi penerus (anakku), hehehe… Hopefully lah ya.. 🙏

    Balas

  3. Sisilia
    Mar 23, 2016 @ 12:19:23

    Saya mencari buku ini di seluruh toko buku sampai online sekitar 5 tahun ini, ada yang bisa bantu share bisa beli dimana ya? Dulu saya punya buku ini dan menurut saya ceritanya sungguh menarik

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: